VW Terancam Didenda Rp 1,7 Triliun karena Gagal Tekan Emisi

VW Terancam Didenda Rp 1,7 Triliun karena Gagal Tekan Emisi
Selasa, 26 Januari 2021

Wolfsburg, Jerman. Volkswagen (VW) Group terancam didenda Uni Eropa 100 juta Euro atau senilai Rp1,7 triliun. Disebabkan gagal mencapai target emisi CO2 mobil penumpang pada 2020, Senin (25/1/2021) waktu setempat.

Mobil rakyat Jerman, VW Beetle bagian dari VW Group. Ist

Pabrikan asal Jerman itu sebenarnya sudah diingatkan Uni Eropa, supaya emisi dari kendaraan penumpang dapat ditekan. Akan tetapi VW Group belum berhasil mencapai target Uni Eropa.

 

VW Group berhasil memangkas emisi CO2 di Uni Eropa 20 persen atau menjadi 99,8 g/km. Belum cukup sesuai standar Uni Eropa, sebab rata-rata emisi CO2 VW Group masih 0,5 g/km di atas standar Uni Eropa.

 

“Kami nyaris meleset dari target emisi armada di tahun 2020. Sebab digagalkan pandemi global Covid-19,” kata Herbert Diess, CEO VW Group dalam pernyataan resmi.

 

Ia menambahkan pihaknya berharap mencapai target pada tahun 2021. Apalagi mobil listrik baru mulai banyak dijual di VW Group.

 

Sementara itu rival VW Group, Mercedes-Benz dan BMW sama telah mencapai target CO2 Uni Eropa. Sebagian besar berkat peningkatan penjualan kendaraan listrik dua raksasa otomotif Jerman itu.

 

Walaupun didenda karena tidak memenuhi target emisi CO2, VW Griup mendapat berkah dari penjualan mobil listriknya yang ramah lingkungan. Meningkat lebih dari empat kali lipat pada 2020. VW Group melepas 315.400 mobil listrik dalam kurun 2020. Menjadikan VW Group, pemimpin pasar untuk mobil listrik di Eropa bagian barat.

 

“Tahun 2015, kami memulai kendaraan listrik terbesar dan terlengkap di industry otomotif. Melampaui target CO2. Kami telah menunjukkan berada di jalur yang benar. Tahun 2021 akan terus mempercepat transformasi ke mobilitas listrik model-model baru,” kata Herbert Diess. (nur)

Open Comment
Close Comment

Belum ada Komentar untuk "VW Terancam Didenda Rp 1,7 Triliun karena Gagal Tekan Emisi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel