Hati-hati Ganti Baterai Aki Lebih Besar

Hati-hati Ganti Baterai Aki Lebih Besar
Selasa, 26 Januari 2021

Jakarta. Mengganti model lampu bawaan hingga menambah sistem audio di kabin, menambah beban kelistrikan. Kapasitas baterai menjadi berkurang.

Ganti aki mobil lebih besar bukan solusi untuk menekan pemborosan bahan bakar minya kendaraan. Ist

Beberapa pemilik kendaraan mengganti aki ukuran lebih besar, demi mengakomodir kelebihan beban hasil modifikasi. Memang ada sistem pengisian dari alternator, apabila aki sudah tekor. Padahal tingginya beban kelistrikan, masih menyebabkan alternator bekerja lebih keras.

 

“Alternator bekerja keras terus menerus menyebabkan panas. Kemudian terjadi tekor atau api sehingga mobil bisa terbakar,” kata Suparna, mekanik kendaraan Toyota, Senin (25/1/2021).

 

Dikatakannya alternator memang berfungsi mengisi aki saat mesin bekerja dan akan berhenti bekerja secara otomatis. Alternator sebagai pompa, sedangkan aki sebagai ban yang diisi udara.

 

“Misalnya pompa kecil mengisi ban truk besar, pasti tekor. Ganti baterai aki besar tidak menjadi solusi beban kelistrikan,” tegas Suparna.

 

Ia mengatakan alternator disambungkan dengan vbelt ke mesin, menambah beban mesin. “Efeknya mesin jadi lebih lemot. Kemudian penggunaan bahan bakarnya jadi boros,” pungkasnya. (nur)

 

 

Open Comment
Close Comment

Belum ada Komentar untuk "Hati-hati Ganti Baterai Aki Lebih Besar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel